INPEX Scholarship 2015 :D

 

inpex

Puji syukur, Alhamdulillah, akhir Januari 2015 kemarin, saya menjadi salah satu kandidat penerima beasiswa INPEX Scholarship 2015. Dan Maret 12, secara resmi saya adalah satu dari 3 penerima beasiswa tersebut. InsyaAllah untuk periode ini 3 orang penerimanya akan berangkat di buan September 2015. Dan disini, saya ingin sedikit berbagi pengalaman saya mengikuti beasiswa ini. Karena diterima beasiswa ini, saya memutuskan untuk berhenti bekerja dari pekerjaan saya sebelumnya di salah satu perusahaan swasta setelah bekerja selama 6 bulan. Jadi saat ini saya bisa dibilang pengangguran yang sedang belajar bahasa (bahasa Jepang tentunya) dan punya banyak waktu luang untuk menulis lagi 😀

Jadi, saya akan jelaskan terlebih dahulu, apa itu INPEX Scholarship? Ini adalah salah satu beasiswa untuk studi S2 atau master degree di negara tujuan khusus Jepang. Beasiswa ini di danai dari perusahaan INPEX. Nah, sebelumnya saya akan cerita singkat dulu apa itu INPEX Corporation. Karena ini sangat penting, pertanyaan yang buat saya pesimis diterima karena tidak bisa menjawab dengan tepat saat ditanya apa itu INPEX. INPEX ialah perusahaan yang bergerak di bidang oil and gas, di Indonesia INPEX dulunya bernama Indonesia Petroleum, Ltd. Di web resminya, http://www.inpex.co.jp/ juga saat wawancara disebutkan bahwa INPEX Corporation merupakan perusahaan penyedia minyak dan gas bumi terbesar di Jepang. Mungkin untuk orang Indonesia awamnya tidak mengetahui perusahaan ini, karena walaupun perannya sangat besar disini, namun INPEX tidak memiliki pom bensin di Indonesia, sehingga banyak yang tidak mengetahui mengenai perusahaan ini.

Nah, INPEX Scholarship merupakan salah satu program yang dikeluarkan INPEX corporation kepada pelajar Indonesia yang berminat meneruskan pendidikan S2 di Jepang di bidang Natural Science (IPA). Karena destinasinya hanya untuk pelajar dari Indonesia, kesempatannya jadi lebih besar bukan? 🙂

Beasiswa ini diberikan untuk maksimum 3 orang setiap tahunnya. Beasiswa INPEX ini merupakan besiswa yang memberikan dana cukup besar dan lengkap jika dibandingkan dengan beasiswa Jepang lainnya.

Untuk penerima beasiswa ini, apa aja sih yang akan INPEX Scholarship tanggung?

  1. Biaya pendidikan penuh, dari uang ujian masuk, pendaftaran, hingga spp tiap bulan hingga lulus. Mereka pun bertindak sebagai wali kita, sehingga urusan tuition fee pun mereka yang mengurus 🙂
  2. Biaya hidup 160,000 JPY perbulan yang jika dikurs dirupiah sekitar 17 juta rupiah.
  3. Biaya perjalanan akademis sampai 100,000 JPY per tahun.
  4. Biaya saat sampai di Jepang, 60,000 JPY
  5. Tiket PP Jakarta-Tokyo
  6. Biaya les bahasa Jepang 6 bulan, belajar bahasa Jepang di Indonesia-pun akan direimburse.

Alhamdulillah dan InsyaAllah dengan itu semua bisa kok bertahan disana, menurut pengalaman saya dulu saat student exchange yang diberi 80,000 JPY per bulan. Dengan hemat cermat bisa survive dan masih dengan bawa pulang beberapa yen uang sisa dan sudah bisa jalan jalan dari utara ke selatan Jepang 😀

Untuk durasi beasiswa yang diberikan ialah 2 tahun 8 bulan maksimal, jadi jangan main-main kuliahnya, harus lulus ujian masuk, dan lulus kuliah tepat waktu! karena ngga tanggung-tanggung beasiswanya bisa diputus ditengah tengah kalau prestasi kita jelek saat kuliah (ini maksudnya bicara sama diri saya sendiri :’)

Nah, untuk persayaratannya, bisa dibaca cepat di bawah ini:

  1. Usia kurang dari 30
  2. Sarjana dari bidang Natural Science (IPA) dari universitas bereputasi baik di Indonesia.
  3. Berminat untuk S2 di Jepang di bidang Natural Science.
  4. Sudah atau akan diterima di salah satu universitas di Jepang*
  5. IPK diatas 3.0
  6. Sehat jasmani dan rohani
  7. Berminat dengan hubungan persahabatan Indonesia-Jepang
  8. Diijinkan oleh universitas atau perusahaan jika masih terikat.
  9. Tidak menerima beasiswa sejenis.

Untuk persyaratan no 4 yang dibintangi, merupakan persyaratan yang kelihatannya aga sulit dan memang ini persyaratannya yang paling penting. Di kasus saya, saya sudah memiliki surat tidak resmi dari profesor tempat saya akan belajar nanti, yang disebut Letter of Acceptance. LoA ini hanya berisi persetujuan yang berisi bahwa sang profesor setuju untuk menerima saya belajar di laboratoriumnya, tentu saja jika saya bisa lulus seleksi. Karena Jepang memiliki sistem yang agak unik dari negara lainnya. Kalau di Indonesia mungkin akan ada seperti oprec untuk mahasiswa baru, ujian lalu masuk lab/kelas. Nah kalau di Jepang kita harus memilih lab nya terlebih dahulu, kita diterima disana, baru kita bisa mendaftar di Universitas dengan dibawa oleh sang profesor tersebut. Jadi, kalau memang berminat sekolah di Jepang dan ingin ikut beasiswa apapun, persetujuan dari profesor merupakan langkah awal yang bagusnya dipenuhi, Kalau sudah punya surat sakti ini lebih mudah diterima beasiswanya 🙂

[[Tips dan cerita saya mendapatkan LoA bisa dibaca di postingan berikuthttp://tikalarask.blogspot.com/2015/08/pengalaman-oussep-2013-beasiswa-jasso.html ]]

Di INPEX Scholarship inipun, katanya sih, 10 besar yang dipanggil wawancara setelah lolos berkas, pasti semuanya sudah memiliki LoA tersebut. Namun, jikalaupun belum punya, saran saya tetap mencoba mendaftar pun tidak masalah. Nah, kalau sudah memenuhi persyaratan, bisa mulai menyiapkan berkas yang harus dikirim untuk pendaftaran, yaitu sebagai berikut :

  1. Formulir pendaftaran
  2. 2 Foto terbaru 5 cm x 3.5 cm
  3. Transkrip
  4. Surat rekomendasi dari dosen/pimpinan universitas sebelumnya / kantor jika sudah bekerja.
  5. Ijazah Kelulusan
  6. CV
  7. Surat keterangan sehat
  8. LoA dari unv Jepang (Jika sudah punya)
  9. TOEFL/IELTS skor
  10. Sertifikat bahasa jepang (Jika punya)

Di dalam formulir pendaftaran, selain data diri, yang perlu disiapkan ialah

  1. Study Plan, Field of Study and Study Program in Detail. Disini maksud yang saya tangkap ialah penjelasan mengenai program studi / jurusan dan rencana  detil studi yaitu mengenai tema riset yang akan dijalankan disana. Kalau saya, menjelaskan mengenai Arsitektur lalu penjelasan detil tema riset dan metode riset yang direncanakan.
  2. Plans after completing study in detail. Disini maksud yang saya tangkap ialah mengenai mimpi dan rencana apa yang kita punya, dan akan dipakai untuk apa ilmu dari studi S2-nya.

Nah semua berkas dikirim ke alamat kantor INPEX di Jakarta, sebagai berikut:

[INPEX Corporation, Jakarta Office

 35th Floor TCC Batavia Tower One

Jl. K.H Mas Mansyur Kav. 126 Jakarta Pusat 10220, Indonesia]

Dari pengumpulan berkas, seleksi berikutnya ialah 10 orang akan dipanggil wawancara, dan dari situ dipilih 3 orang. Nah iya, bicara soal seleksi, saya agak kaget, karena seleksi INPEX Scholarship ini bisa dikatakan sangat cepat, which is good, karena deg-degannya jadi gak kelamaan 😀 berikut timetablenya yang bisa diperhatikan untuk mendaftar selanjutnya ya :

  1. Agustus-November, Pengumuman Beasiswa
  2. November 15, Deadline pengumpulan berkas
  3. Januari awal, pengumuman seleksi berkas, 10 orang yang ternyata dihubungi lewat telpon oleh kantor INPEX Jakarta. Untungnya saya sedang dirumah saat itu karena ada acara kantor siang, jadi pagi hari masih dirumah, jadi Alhamdulillah langsung keangkat ^^ Seminggu kemudian wawancara.
  4. Januari 28, pengumuman seleksi wawancara, 3 besar calon penerima beasiswa.
  5. Sampai dengan Februari awal, konfirmasi dari penerima beasiswa.
  6. 12 Maret, pengumuman final penerima beasiswa.
  7. Juni, pendaftaran masuk universitas.
  8. Juli-Agustus, pengurusan dokumen visa.
  9. September, kedatangan di Jepang.

Untuk seleksi wawancaranya, saya waktu itu sendirian, hari senin pagi-pagi, jadi ga ketemu siapapun disana, haha semakin gak tenang. Buat wawancara, kunci utamanya dari saya ialah, “Percaya Diri”. Walapun panik, salah ngomong, bingung harus jawab apa, jangan sampai ditunjukin ke pewawancara. Anggap aja pewawancara itu teman atau kenalan dan lagi ngobrol santai.

Waktu saya wawancara kemarin, oleh 2 orang dari INPEX Jakarta, suasananya sangat mendukung untuk santai, di dalam ruangan kecil di meja bundar duduk melingkar dan seperti ngobrol santai. Wawancara dalam bahasa inggris, tapi ada bagian mereka tanya mengenai kemampuan bahasa jepang dan saya yang walaupun pernah 6 bulan di Jepang, agak panik dan akhirnya ngga banyak bahasa jepang yang bisa saya keluarkan .___. sedih, karena tahu seharusnya saya bisa lebih dari itu, karena nggak ada persiapan dan memang lupa sih bahasa jepang juga hehehe.

Bahan wawancara dan pertanyaan penting yang masih saya ingat mungkin bisa jadi bahan latihan antara lain :

  1. Mengapa pilih Jepang?
  2. Apa mampu tinggal disana dengan segala perbedaan?
  3. Cerita diri sendiri
  4. Rencana masa depan
  5. Apa ada ikatan? Kerja atau hubungan
  6. Kesan keluarga jika s2 di Jepang
  7. Apa itu INPEX?
  8. Perkenalan dalam bahasa jepang
  9. Rencana studi disana

Hmm, mungkin ini saja yang bisa saya share mengenai pengalaman mendaftar INPEX Scholarship 2015. Dan setelah ini masih ada beberapa tahap yang harus saya jalani seperti mendaftar ke universitas sampai ujian masuk universitas. Banyak yang bilang ujian masuk tersebut hanya formalitas bagi penerima beasiswa, tapi tetap aja gabisa santai dan ngga panik dengar kata ujian ^-^” Semoga sampai tiba di Jepang, ujian masuk, belajar disana, hingga lulus semua bisa berjalan lancar tanpa hambatan, Aamiin.

Lebih lanjut mengenai info INPEX Scholarship bisa dilihat disini : http://www.inpex-s.com/

Pendaftaran INPEX SCHOLARSHIP 2017 sudah dibuka! –> http://www.inpex-s.com/announce-of-scholarship/ (Deadline November 2016)

Ask me anything further via blog
Selamat mencoba, Ayo Sekolah Ke Jepang! 🙂

Penulis:

Tika Laras Kusuma, saat ini sedang mengambil S2 di Osaka University

Sumber : http://tikalarask.blogspot.jp/2015/05/ayo-sekolah-ke-jepang-inpex-scholarship.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *