#JelangPemilu2017: Kupas Tuntas Debat Calon Ketua PPI ON

Masa kampanye para calon ketua telah mencapai akhirnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kampanye calon ketua ditutup dengan acara debat calon, dimana para calon diberi kesempatan untuk mempresentasikan visi-misi, program kerja, sekaligus “tebar pesona” melalui jawaban serta opini pamungkas tentang isu-isu PPI ON yang dilontarkan moderator serta penonton debat.

Karena diadakan berdekatan dengan hari Sumpah Pemuda, debat kali ini mengusung tema “Berani Bersatu”, dimana sebagai pelajar Indonesia di luar negeri, sudah seharusnya kita berani untuk menyatukan suara dan aksi dalam membangun Indonesia, serta dalam suasana pemilu, tentunya juga menyatukan dukungan kepada ketua PPI ON terpilih nanti. Dengan dipandu oleh duo MC Nunik dan Christine, serta duo moderator Okie dan Pink, acara dibuka dengan sepatah-dua patah kata oleh Jafar, ketua PPI ON menjabat, serta Ibu Soneta Asmara selaku perwakilan KJRI Osaka. 

Debat calon dibagi dalam beberapa sesi, pada sesi pertama, para calon melakukan perkenalan sekaligus menjelaskan visi-misi, program kerja, dan terobosan yang hendak diterapkan jika terpilih. Mari kita kupas tuntas satu per satu!


Calon No. Urut 1: Jerry

Nama lengkap: Jeremia Febrian

Umur: 22 tahun

Studi: S1 Pharmaceutical Sciences tingkat 4, Osaka University

Jabatan sebelumnya: Sekretaris Jenderal PPI ON 2015-2016, Ketua PORMAS Kansai 2016, Koordinator Divisi Olahraga PPI ON 2016-2017

Visi: PPI ON sebagai Persatuan Pelajar Indonesia dengan dasar kekeluargaan dan sebagai wadah untuk belajar berorganisasi secara profesional.

Misi:

  1. Menciptakan rasa persaudaraan sebagai sesama pelajar Indonesia yang berada di Osaka-Nara.
  2. Mewadahi kreativitas dan wadah bertukar pikiran pelajar Indonesia di Osaka-Nara.
  3. Membangun karakter Pelajar Indonesia yang mampu bekerja secara profesional serta bertanggung jawab pada tugas utama sebagai pelajar di Jepang.

Program baru: Pembentukan advisory board di dalam kabinet yang terdiri dari ketua-ketua PPI ON sebelumnya, fungsinya sebagai pengawas dan penasihat kepengurusan yang menjabat.

Calon No. Urut 2: Yuyus

Nama lengkap: R. Yusrifar Kharisma Tirta

Umur: 24 tahun

Studi: S2 Marine Biology tingkat 1, Osaka University

Jabatan sebelumnya: Sekretaris Jenderal PPI ON 2016-2017

Visi: Harmonis, Kontributif, Kontinu

Misi:

  1. Memperkuat tali silaturahim antar pelajar Osaka-Nara
  2. Mewadahi pelajar untuk dapat berkarya sesuai bidang dan passion
  3. Kritis dan berpartisipasi aktif dalam pembentukan karakter bangsa
  4. Membentuk sistem mentor yang ekspansif

Program baru: Mentorship session, yaitu seminar kecil tentang pengenalan divisi-divisi dalam kepengurusan, dimana para pengurus lama (mentor) dapat berinteraksi dan mengajarkan langsung (calon) pengurus baru (mentee) tentang apa saja tugas tiap divisi, serta cara menjalankannya dengan baik.


Setelah mendengarkan visi-misi para calon, saatnya masuk ke sesi yang paling seru: tanya-jawab dan debat! Sesi tanya-jawab dimulai dengan pertanyaan dari moderator kepada salah satu calon, lalu calon lawan dipersilakan untuk menanggapi jawaban dari calon yang menjawab pertama. Sesi berikutnya adalah tiap calon dipersilakan untuk bertanya kepada calon lawan. Lalu sesi terakhir adalah tanya-jawab dengan penonton debat. Berikut adalah beberapa topik yang kami pilih sebagai topik yang “paling hangat” dibahas di debat calon ini.

Kegagalan pribadi

Tidak ada hidup yang hanya berisi keberhasilan, momen-momen kegagalan justru merupakan momen “tumbuh” dan sering kali menjadi pelajaran paling berharga. Ketika ditanyai mengenai momen kegagalannya, Yuyus bercerita tentang kegagalannya masuk FK UI. Saat itu ia merasa gagal, mengecewakan orang tua, dan kebingungan. Namun setelah berdiskusi dengan beberapa orang terdekat, Yuyus sadar bahwa hidupnya tidak akan berakhir hanyak karena gagal masuk fakultas impian, justru pikirannya menjadi lebih terbuka dengan pilihan lain. Terinspirasi dari motto, “siapa yang bersungguh-sungguh akan menuai hasil”, Yuyus bangkit dan terus berkarya di FMIPA UI sampai akhirnya mendapat kesempatan belajar di Jepang.

Serupa tapi tak sama dengan Yuyus, Jerry bercerita tentang pengalamannya terjebak antara dua pilihan besar. Setelah menentukan pilihan dan lalu terpuruk, di situlah Jerry merasa gagal karena sempat menyalahkan keadaan. Momen kebangkitan Jerry adalah saat ia sadar bahwa masih ada banyak hal yang patut disyukuri, dan percaya bahwa akan selalu ada jalan bagi yang mau berusaha.

Kegagalan saat menjadi sekjen

Baik Jerry maupun Yuyus mengalami pengalaman yang serupa ketika menjadi sekjen. Yang paling berkesan bagi Jerry adalah saat ia dipercaya menjadi ketua panitia PORMAS Kansai 2016. Saat itu kendala terbesar yang ia alami adalah cara delegasi tugas, sehingga sempat kelimpungan karena harus mengerjakan banyak hal sendirian. Dari pengalaman itu ia belajar untuk memperluas koneksi dan cara delegasi tugas dengan lebih baik. Bagi Yuyus, rasa kelimpungan yang serupa ia alami saat menjadi penanggung jawab stand makanan di Ichosai, dari sana ia belajar untuk melakukan persiapan dan delegasi tugas dari jauh-jauh hari.

Cara merangkul seluruh warga ON

Ini merupakan salah satu isu klasik di setiap debat calon ketua PPI ON. Masalah jarak antara Osaka dan Nara serta acara PPI yang lebih sering diadakan di Osaka membuat beberapa pihak merasa kurang adil. Khususnya tahun ini, dengan adanya wacana bergabungnya Wakayama dengan ON, masalah jarak akan semakin terasa berat. Mengenai isu ini, Yuyus mengatakan bahwa pembagian event besar, misalnya Hanami di Osaka dan BBQ di Nara, yang dijalankan pengurus tahun ini, sudah sangat bagus untuk merangkul seluruh warga. Jerry pun mengutarakan pendapat yang serupa.

Isu lain adalah mengenai terbentuknya kelompok-kelompok kecil yang dinilai sangat solid sendiri, sehingga mulai terasa ada pengotakan di dalam PPI ON sendiri. Mengenai hal ini, Jerry menekankan bahwa tidak ada perpecahan di dalam PPI ON, dibuktikan dengan besarnya antusias warga dari seluruh wilayah di setiap event. Soal kelompok yang lebih akrab dibanding kelompok lainnya, tidak bisa disalahkan karena ada juga faktor kedekatan jarak tempat tinggal, yang penting sebagai PPI ON semuanya bersatu.

Strategi koleksi database warga

Isu klasik lainnya yang dibahas setiap tahun. Baik Jerry maupun Yuyus merasa bahwa komunikasi ke warga sangatlah penting. Event besar seperti Hanami dan BBQ dapat digunakan sebagai ajang untuk mengumpulkan data warga baru, lalu penjelasan mengenai pentingnya database kepada warga juga perlu dilakukan. Dalam diskusi ini, ada juga pendapat dari Agus, ketua PPI Kansai, tentang kerja sama dengan pihak sekolah agar tracking pelajar baru menjadi lebih mudah.

Kekeluargaan atau profesional?

Semakin rapi dan kompleksnya susunan kepengurusan PPI ON beberapa tahun terakhir ini, memicu pertanyaan, “PPI ON mau dibawa kemana? Kekeluargaan atau profesional?” Topik ini disinggung pertama kali di salah satu pertanyaan moderator, yaitu mengenai tingkat urgensi penambahan divisi. Saat pertanyaan antar calon, Yuyus juga menanyakan pentingnya penambahan advisory board kepada Jerry. Lalu saat sesi tanya-jawab dengan penonton, muncul juga pertanyaan serupa tentang perlukah adanya badan khusus lain untuk mengawasi kepengurusan dan mengumpulkan aspirasi warga.

Mengenai hal ini, kedua calon mengutarakan bahwa kekeluargaan dan profesionalitas sama-sama penting dalam PPI ON. Divisi-divisi yang ada dalam kepengurusan berfungsi sebagai wadah anggota untuk berkontribusi. Sedangkan mengenai pembentukan badan khusus, kedua calon sepakat bahwa badan khusus tidak diperlukan untuk saat ini, karena sudah adanya pengawasan dari PPI Kansai.


Hal yang sangat mencolok dari debat calon lalu adalah, kedua calon memiliki cara pandang yang serupa terhadap beberapa isu besar yang dipaparkan di atas. Selain itu, meskipun Jerry dan Yuyus diposisikan sebagai “lawan”, kedua calon tetap menjunjung tinggi persahabatan dan tidak tampak sama sekali aksi menjatuhkan satu sama lain selama debat. Bahkan ketika ditanyai, “Apa yang akan kalian lakukan terhadap lawan kalian jika menang?” keduanya kompak menjawab akan saling mendukung dan membantu dalam kepengurusan PPI ON.

Semoga kupas tuntas debat calon ketua PPI ON ini dapat membantu kalian menentukan pilihan!

 

Penulis: Tamara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *