Osaka University Tsukumodai International Student Dormitory




Dorm yang terletak di Tsukumodai 3-1- D81, Suita, Osaka ini dikelola langsung oleh divisi housing Osaka University. Untuk dapat tinggal di asrama ini, secara resmi sebenarnya perlu mendaftar melalui RSS (Residence Reservation System) di website Support Office Osaka University. Pendaftaran maksimal tiga bulan sebelum masuk asrama. Pada beberapa kasus, sensei/dosen akan dengan baik hati membantu mengurus tempat tinggal, jadi tinggal tahu beresnya saja. Oleh karena itu, silakan berkonsultasi dengan sensei masing-masing terlebih dahulu ya.

Asrama ini dikhususkan untuk mahasiswa asing, sehingga dengan tinggal di asrama ini kita dapat berteman dengan orang-orang dari berbagai negara. Asrama ini sifatnya campur, yaitu menerima mahasiswa laki-laki dan perempuan.

Masa tinggal maksimal di asrama ini berbeda-beda. Untuk penerima beasiswa Monbukagakusho, masa tinggal paling lama 6 bulan. Sedangkan untuk non-penerima beasiswa Monbugakusho, bisa tinggal di Tsukumodai Dormitory sampai 1 tahun. Sebagai info tambahan, gerbang asrama terkunci secara otomatis pada pukul 22:00. Tetapi di asrama ini tidak ada peraturan jam malam karena tiap penghuni diberi kunci gerbang berupa kartu magnetik.

Biaya sewa di asrama ini 32,000 yen per bulan. Rinciannya yaitu 21,000 yen untuk sewa dan 11,000 yen untuk common service charge. Perlu dicatat bahwa ada petugas yang membersihkan semua fasilitas bersama, jadi kalian cukup membersihkan kamar kita sendiri. Common service charge itu juga sudah termasuk biaya listrik, gas, air, dan internet.

Saat pertama masuk, kita harus membayar 74,000 yen (cash). Rinciannya yaitu 32,000 untuk biaya sewa bulan pertama dan 42,000 untuk bulan terakhir. Pada bulan terakhir, kita harus membayar ekstra 10,000 yen untuk biaya pembersihan kamar. Pembayaran sewa tiap bulannya dilakukan dengan autodebit (potong saldo otomatis) dari rekening bank. Ada biaya ekstra 108 yen untuk autodebit ini.

Luas kamar di asrama ini cukup kecil, hanya sekitar 8.5-9.2 m2 (data resmi dari Osaka University). Hanya ada satu tipe kamar yaitu tipe single. Di dalam kamar tersedia ranjang, meja belajar, kursi, lemari baju, lemari/rak, dan kulkas 2 pintu. Ranjangnya sudah meliputi spring bed, bantal, selimut tebal, beserta sarung-sarungnya. Di bawah ranjang juga ada 2 laci yang bisa dipakai untuk menyimpan barang. Perabot lainnya yang tersedia adalah lampu belajar, tempat sampah, senter, dan 1 paket tas darurat. Ada juga 1 unit AC dan gorden untuk jendela (gorden lapisan luar dan dalam).

Di asrama ada 5 lantai, dan lantai 5 adalah lantai khusus perempuan. Di setiap lantai tersedia fasilitas untuk dipakai bersama, yaitu 1 dapur, 1 shower room (3 bilik dan agak sempit), dan 2 toilet (masing-masing toilet ada 3 bilik). Kloset yang tersedia adalah kloset duduk lengkap dengan penghangat duduknya. Shower room dibedakan menjadi shower room khusus laki-laki atau khusus perempuan. Tiap lantai juga dilengkapi dengan 2 wastafel beserta cermin besar. Dapur di Tsukumodai menggunakan kompor dengan sistem IH (Induction Heating). Kompornya cukup besar, dan pada 1 kompor ada 3 sistem IH. Selain itu juga ada microwave, toaster, pemanas air, peralatan masak, dll.

Fasilitas umum lainnya yaitu lounge di lantai 1, di sana tersedia banyak meja, kursi, dan juga TV. Ruangan ini bisa dipakai untuk belajar, tetapi lebih sering dipakai untuk party *hahaha*. Warga asrama Tsukumodai terkenal dengan party-nya, sampai beberapa kali pernah didatangi polisi karena warga sekitar komplain karena terlalu berisik.  Tetapi, ruangan ini hampir setiap Rabu dipakai untuk event Let`s Talk Japanese bersama SIFA (Senri International Fellowship Association). Pengurusnya kebanyakan adalah kakek-kakek dan nenek-nenek. Selain acara rutin mingguan, SIFA juga sering menegadakan acara-acara lainnya seperti kimono fitting, yukata party, dan juga jalan-jalan. Tsukumodai Dormitory cukup terbuka dengan orang-orang dari luar yang bukan penghuni. Jadi jika kita ingin mengadakan party, dan ingin mengundang orang luar, bisa dengan bebas mengundang mereka ke lounge. Hanya saja untuk menginap, tidak dibolehkan.

Di lantai 2 ada juga study room, lebih sunyi dibandingkan lounge lantai 1. Di lantai 1 dan lantai 2, ada wifi gratis yang bisa digunakan. Fasilitas lainnya yaitu lapangan tenis di depan asrama, tetapi harus izin ke manager asrama dulu sebelumnya. Oh iya, di asrama ada juga manajer yang selalu stand-by di hari kerja (Senin-Jumat) pukul 13:00-20:00. Sedangkan di malam hari, ada 3 tutor mahasiswa Jepang yang selalu stand-by bergiliran di lounge.

Di basement, ada laundry room dan dryer room yang terpisah untuk laki-laki dan perempuan. Biaya mesin cuci dan dryer masing-masing adalah 100 yen untuk 1x pemakaian (kapasitas 4.5 L). Jika tidak ingin menggunakan dryer, kita bisa menjemur baju di dryer room atau di dalam kamar.

Di depan asrama, ada tempat parkir sepeda beratap yang cukup luas. Kira-kira mungkin bisa menampung 50 sepeda. Motor dan mobil juga bisa masuk karena halaman depan asrama cukup luas.  Kebanyakan penghuni asrama ini memiliki sepeda. Biasanya mereka membeli sepeda bekas di  Kuwahara Bicycle Shop yang terletak tidak terlalu jauh dari asrama. Toko tersebut  terdapat di peta yang diberikan oleh pihak asrama saat kita pertama tiba di asrama.

Akses ke kampus Suita:

  • IC Hall
    • Sepeda/jalan kaki : Jalan ke arah stasiun Yamada, lurus terus hingga perempatan yang ada toko buku dengan lambang besar (本), lalu lurus ke arah yang banyak pepohonan (area Banpaku-kinen-koen), belok kiri, susuri jalan kecil itu sampai akhirnya keluar ke jalan besar, belok kiri maka akan sampai di daerah tenggara Suita campus. Pertama akan ketemu gerbang kecil, yaitu Banpaku Entrance Gate. Jika diteruskan, akan ketemu Main Entrance Gate dari kampus Suita. Jalan kaki butuh sekitar 45 menit, naik sepeda butuh sekitar 20 menit.
    • Kereta : Naik monorail dari stasiun Yamada, turun di stasiun Handai-byoin-mae. Harga tiket kereta adalah 250 yen, cukup mahal. Waktu tempuh dengan monorail sekitar 30 menit (jalan ke stasiun Yamada sekitar 10-15 menit).
    • Bis : Naik dari stasiun Yamada, bis nomor 103. Biayanya 220 yen dan waktu tempuh sekitar 25 menit.
  • Daerah barat kampus Suita
    • Sepeda/jalan kaki : Rute awal sama dengan rute ke IC Hall. Setelah sampai di perempatan toko buku berlambang besar (本), belok kiri sampai melihat stasiun pemadam kebakaran di sebelah kanan, lalu belok kanan, dan susuri jalan kecil sampai akhirnya keluar ke jalan cukup besar, dan melihat West Gate. Jika diteruskan, akan melihat Senri(-mon) Gate. Waktu tempuh dengan sepeda sekitar 25 menit, jalan kaki sekitar 50 menit.
    • Kereta : Naik kereta dari stasiun Yamada ke stasiun Kitasenri. Tapi perlu diingat, dari asrama ke stasiun Yamada perlu jalan kaki sekitar 10 menit, dan lagi dari stasiun Kitasenri ke Suita campus butuh sekitar 15 menit. Biayanya 150 yen, tapi jika menggunakan student pass hanya sekitar 1500 yen/bulan. Cara membuat student pass ini cukup dengan menunjukkan diskon pelajar yang didapat dari kampus bersamaan dengan student card. Tunjukkan ke staf di bagian informasi stasiun Yamada atau Kitasenri.

Akses ke kampus Toyonaka:

    • Shuttle bus kampus (gratis)
    • Naik monorail dari stasiun Yamada ke stasiun Shibahara (30 menit)

Daerah sekitar asrama Tsukumodai adalah daerah perumahan yang cukup tenang dan asri. Di sekitar asrama ada 2 taman, yaitu taman Minamisenri dan taman Tsukumo. Salah satu supermarket terdekat adalah Daimaru Peacock Supermarket, diakses dengan cukup menyeberang jalan saja di depan asrama. Supermarket terdekat lainnya ada di stasiun Minamisenri dan stasiun Yamada. Sedangkan restoran di sekitar asrama tidak banyak. Restoran kebanyakan berada di area sekitar stasiun kereta, misalnya Coco’s Family Restaurant.

Gaby Almira (Gaby)

Edited by: Tamara Larasati (Tamara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *