Person of the Month: Raden Yusrifar Kharisma Tirta (Desember 2017)

Bulan Desember ini, PPI Osaka-Nara baru saja berganti kepengurusan, loh. Penasaran dengan sosok ketua baru PPI ON periode 2017-2018? Seperti apa sih ketua terpilih yang telah memenangkan hati warga Osaka-Nara ini? Yuk, kita kenalan lebih jauh dengan Raden Yusrifar Kharisma Tirta.

Raden Yusrifar Kharisma Tirta, Ketua PPI ON 2017-2018

(P: Publisher, Y: Yuyus)

P: Hai, Yuyus! Sebelumnya selamat ya sudah terpilih menjadi ketua PPI ON periode 2017-2018. Karena pasti banyak yang penasaran sama kamu, kita kenalan dulu yuk.

Untuk pertanyaan pertama, kamu melihat diri kamu itu seperti apa sih?

Y: Saya melihat diri saya sebagai jiwa petualang bebas yang terus ingin menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

P: Manusia pasti punya kelebihan dan kekurangan. Menurut kamu, kelebihan dan kekurangan kamu itu apa? Lalu, gimana cara kamu memperbaiki kekurangan itu?

Y: Kelebihan ya, semoga bener. Kalau dari yang saya rasa sih. Pertama, saya bisa dibilang orangnya santai banget dan slow tapi bisa serius saat waktunya perlu serius. Kedua, saya orangnya assertive, lebih suka menghindari konflik daripada memulai konflik, jadi kalau marah-marah ngebentak orang insya Allah engga, kalau ngambek mungkin iya hehe. Ketiga, saya orangnya straightforward dan apa adanya, saya akan langsung ungkap opini saya selama saya rasa itu perlu dan benar. Beberapa kali kadang ada juga sih yang merasa saya omongannya pedes dan jahat, tapi kalau misalnya opini saya itu saya rasa tidak perlu dan ga ada manfaatnya, pasti akan saya pendam di hati kok.

Hmm, kalau kekurangan. Pertama, saya itu kadang kalau udah mepet banget dalam penyelesaian masalah, biasanya langsung saya kerjakan sendiri tanpa minta bantuan orang lain sehingga bisa dibilang egois kali ya. Cara memperbaikinya? Saya sudah mencoba mempercayai orang-orang di sekitar saya, sadar kalau mereka esensial untuk saya, dan pastinya akan lebih baik hasilnya bila diselesaikan bersama-sama, terutama untuk keseimbangan organisasi nantinya.

Kedua, saya orangnya kadang pelupa saat sudah dihadapkan banyak agenda bertubi-tubi. Solusinya hmm, mungkin dengan mulai organisir agenda kali ya, jadi sekarang saya pegang dua alat buat jadi pengingat setia saya yaitu app (aplikasi-red) kalender di handphone dan buku agenda khusus PPI serta tak lupa teman-teman yang juga setia mengingatkan, hehe.

Ketiga, saya orangnya carefree. Bebas-sebebasnya dan kadang melakukan apa pun semau saya, dengan cara saya. Untuk mengatasi hal tersebut, saya coba yakinkan diri saya bahwa ada aturan-aturan yang berlaku dan tidak bisa mengacuhkan peraturan tersebut. Terlebih bila sistem tersebut bukan milik saya sendiri.

P: Apa passion terbesar kamu dalam hidup?

Y: Dapat berkontribusi sebagai peneliti yang mampu mengembangkan sains di Indonesia sehingga menduniakan nama Indonesia.

P: Siapa orang yang paling menginspirasi kamu dan membuat kamu ingin jadi pribadi yang lebih baik?

Y: PAK HABIBIE!!! Beliau adalah manifestasi sebuah jiwa pemuda yang penuh dengan semangat belajar dan nasionalisme untuk membangun bangsa dan negara. Saya sangat ingin mewarisi semangat Beliau terutama ingin mendapatkan jiwa nasionalisme sekuat Beliau.

P: Gimana kamu melihat diri kamu di 5 tahun mendatang?

Y: Peneliti, seorang suami, dan masih dalam perjalanan untuk menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi.

P: Nah, sekarang kita beralih ke pertanyaan seputar PPI ON nih. Menurut Yuyus, kalau diibaratkan sebagai satu kata benda, apa itu PPI ON?

Y: PPI-ON itu adalah rantai dan para pelajarnya adalah mata rantai. Saya menganggap PPI-ON adalah wadah untuk pemuda-pemudi bangsa yang sedang belajar di Jepang untuk bisa saling membantu dan bersatu-padu dalam meningkatkan kompetensi diri dan bahkan negara Indonesia nantinya. Sebagai tiap-tiap mata rantai, akan percuma jika hanya sendiri-sendiri. Namun saat bersama-sama, PPI-ON akan membentuk rantai yang sangat kuat dan bahkan mampu menarik benda yang paling berat sekalipun, begitu juga mimpi-mimpi kita sebagai pelajar Indonesia di negeri Jepang.

P: Apa hal pertama yang terpikirkan saat diamanahi menjadi Ketua PPI ON 2017-2018?

Y: Bergerak semampu saya untuk memenuhi ekspektasi pelajar PPI-ON dan istiqomah di jalan ini.

P: Gimana kamu akan membawa PPI ON selama setahun ke depan?

Y: Saya menganggap PPI-ON adalah paguyuban yang bertujuan sebagai ajang silaturahim antar pelajar Indonesia di Jepang dan terutama wadah saling bantu bila ada yang memerlukan bantuan di dalamnya. Seraya menjadi wadah silaturahim, akan sangat disayangkan bila tidak bersatu-padu dalam tujuan yang sama untuk berkarya, misalnya dalam bidang akademis, olahraga, maupun seni. Saya harap PPI-ON mampu menjadi tempat untuk para pelajar yang ingin berekspresi di waktu senggang mereka. Saya juga akan berusaha membuat PPI-ON menjadi badan yang berkelanjutan sehingga rantai kebaikan dan misi mulia PPI-ON akan terus berlanjut hingga generasi-generasi berikutnya dengan optimal.

P: Sebagai pelajar, gimana cara kamu menyeimbangkan antara kehidupan akademik dan organisasi?

Y: Salah satu kelemahan yang harus saya atasi adalah untuk mampu mendelegasikan tugas dan amanah dengan baik kepada teman-teman di sekitar saya. Saya akan tetap meluangkan waktu untuk PPI tetapi saya tidak akan melupakan prioritas saya sebagai pelajar. Saya percaya bahwa tugas seorang PPI-ON itu tidak milik saya sendiri, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab teman-teman PPI-ON terhadap diri pribadi untuk bisa bersama-sama meningkatkan kompetensi diri.

P: Karena sebentar lagi tahun 2017 akan berakhir, apa pencapaian terbesar kamu di tahun ini? Dan apa resolusi kamu di tahun 2018?

Y: Hmm bisa dibilang pencapaian terbesar saya adalah berani mengambil keputusan besar yang insya Allah akan memengaruhi masa depan saya seterusnya. Keputusan apa? Rahasia hehe. Resolusi tahun 2018 untuk saya adalah menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari sekarang dan istiqomah mengemban amanah PPI-ON.

P: Oke, pertanyaan terakhir ini paling susah dan perlu kecerdasan intelektual yang tinggi karena kamu cuma punya 2 detik buat menjawab setiap pertanyaan. Siap?

Y: Hmm siap…

P: Gunung atau laut?

Y: Laut

P: Pedes atau asin?

Y: Asin

P: Raisa atau Isyana?

Y: Isyana

P: Sukses dulu atau nikah dulu?

Y: Nikah dulu

P: Lagu apa yang paling pas buat menggambarkan hidup kamu?

Y: Hmm apa yak (2 detik berlalu) Eeehh.. (Setelah 10 detik) Hari Baru – Ran

Nah, itulah hasil bincang-bincang ON Publisher dengan Yuyus, ketua PPI ON terpilih untuk periode 2017-2018 dalam rubrik Person of the Month bulan Desember 2017. Banyak hal positif yang bisa kita jadikan pelajaran, contohnya seberapa besar keinginan Yuyus untuk terus membawa perubahan yang baik, dimulai dari pengembangan diri sendiri, lalu dilanjutkan ke skala yang lebih besar seperti di organisasi, hingga negara dan dunia. Semangat untuk studi dan semua mimpi kamu, Yuyus!

Salam, ON Publisher.

Penulis: Yuzy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *